Nulis lagi dong, Fa!

Kamis, 21 Januari 2016

Menanggapi permintaan teman, "nulis lagi dong, Fa!"

Jadi ceritanya teman gue lagi kasmaran blogging (atau apalah istilah untuk yang nulis di blog), sepertinya dia ingin teman-temannya juga menulis jadi bisa saling baca dan komen.

Well, posting-an terakhir gue udah basi. Sekarang gue semester LIMA akhir. Masa-masa tersibuk sepanjang sejarah status mahasiswa gue sudah terlewati dengan menjadi anggota TBMT. Alhamdulillah, sekarang gue menjalani kuliah yang "santai".
Sebenarnya gue gatau mau nulis apa. Hanya karena gak tahu mau ngapain aja malam ini. Belum mau tidur, padahal lagi sakit.

Yaudahlah ya, posting-an kali ini sebagai pembuka bahwa gue udah buka blog ini lagi. Semoga gue dapat inspirasi nulis dan berguna bagi yang baca (kalau ada).

Selamat malam :)

Salam Mahasiswa!

Selasa, 01 April 2014

Salam Mahasiswa!
Eaaa kan sekarang udah mahasiswa, udah sibuk jadi blog ini gak keurus. Sampe lupa post terakhir tentang apa. Gue udah kasih tau belum sekarang kuliah dimana? Kalau belum, gue kasih tahu ya. Gue kuliah di Trisakti. Gak pernah terpikir sebelumnya akan kuliah di Ibukota. Kenapa? Karena di sini biaya hidup mahal. Huhuuu...
Next, kegiatan gue gak kupu-kupu banget. Gue tercatat sebagai BPP dan ikut kepanitiaan PoA. Pernah ikut divsus futsal tapi gak berjalan dengan baik. Bukan divsusnya tapi emang guenya yang malas. XD
Btw, random banget malam ini. Ada niat buka blog karena ada pacemaker, temen gue punya blogspot juga. Nanana~
Udah dulu ya, lagi minggu ujian nih. Doakan supaya ujian kami, mahasiswa semester dua FK Trisakti, lancar. Amin.

Raihana kelas XI

Senin, 06 Mei 2013

Ceritanya, my lapty abis di-reinstall untuk yang kedua kalinya dalam waktu kurang dari tiga bulan. Penyebab yang menjadikan my lapty kehilangan operating system-nya adalah "kepenuhan". Banyak banget data-data dari SMA kelas X yang tersimpan rapih di laptop ini. Karena aku gak mau my lapty di-reinstall lagi, aku berniat menghapus sebagian data yang sudah tidak terpakai dan nemu tulisan lama ini: Tugas Bahasa Inggris


Raihana Haifa Sopa
XI IPA 3


          Rangga and Hana are friends. They have known each other since elementary school. Actually, Rangga has feeling toward Hana. But he is not brave to tell his feel.
          One day after school, Rangga sees Hana chat while laughing with Rian in the canteen. Rangga is so angry and jealous. Rangga wants to know what they do, so Rangga spy on them. Rian hold Hana’s arm. But she fulfills it. Rangga has no be calm. He came near to Hana.
Rangga      : “Are you mad? What are you doing here with him?”
Rian             : “Hey! Don’t look at me like that!”
Hana           : “What do you mind? We just chat.”
Rangga      : “Oh, just chat? But no body beside us here! And this is in school.”
Hana           : “Calm Rangga… ”
Rian             : “Who are you? What do you want? And what are you doing? You are very annoyed!”
Rangga      : “I’m her boyfriend. I want she back to home. And I just pass by there.” Rangga lies.
Rian             : “I’ll accompany her.”
Rangga      : “No! She’ll back home with me.”
Then Rangga grabs Hana’s arm and leave Rian.
          They keep silent in Rangga’s car during 15 minutes. But finally Hana talked.
Hana           : “I don’t understand! You’re mad”
Rangga      : “You’ll understand later.”
Rangga drives his car to flower park and they arrive 10 minutes later. That’s so beautiful place.
Hana         : “Why did you bring me here?”
Rangga      : “Because this is my favorite place. I always come here if I sad.”
Hana           : “Ok, what will you clarify to me?”
Rangga take long breath and Hana is waiting.
Rangga      : “Actually, I love you more than as best friend, Hana.”
Hana can’t speak. Her eyes open wide. Then Rangga continue.
Rangga      : “You,,, you,,, you are so interest in my eyes. You’re a cheerful person. You’re my every thing in my life. I always dream of you every night. I feel save if together with you. I can’t sleep when you were sick. I think about you every time. I don’t want you sad. I want be the first person saying “happy birthday” in your birthday. I want...“
Hana           : “But why? Why do you just say now? I wait you… I have waited you to tell it 5 years! How sorrowful I am! I have same feel to you.” Now Hana has cried…
Rangga      : “I’m sorry Hana… I’m not brave to tell my fell. I don’t know if you have same feel to me.”
Hana           : “You have known now.”
Rangga      : “Ok,,, don’t cry Hana. Smile please… I’m here with you.”
Then Hana smile and Rangga hugs her.
Rangga      : “I want,,,”
Hana           : “What?”
Rangga      : “I want you to be mine.”
Hana does not say anything, she just smile to Rangga and kisses his cheek.
Rangga      : “So, Do you-”
Hana           : “Yes, it means “yes”.”
Rangga and Hana are laughing.

Aaaaaaaaaaa gak kuaaat gak kuat bacanya. MALU... >.<
Ampun! Itu grammar-nya kacau dan penggunaan Bahasa Inggrisnya juga sangat sederhana. Malu ih malu kelas XI (3 tahun yang lalu) tapi mempunyai kemampuan berbahasa Inggris yang buruk. Tapi yasudahlah. Itu jadi bahan buat belajar dan sebagai tolak ukur kemampuan.

Keep learning. :)


Go To The Bo To The La

Kamis, 21 Maret 2013

Bukan pemirsa, ini bukan iklan BOLA yang diiklankan Yamu maupun saya. Ini adalah catatan harian saya tentang hobi baru saya. Iyah, jadi sekarang saya suka bola. Tapi bukan bola arti leksikal. Yeah, you know. ;) ;) ;)
Noh, aku udah kedipin tiga kali. Kedipin gara-gara kelilipan. Hehe... Awas kalau belum ngerti juga.

Aku, yang dulu gak ngerti sama sekali tentang bola; yang mikir olahraga sepak bola adalah olahraga gak ada kerjaan; yang kalo lagi acak channel tv dan nemu siaran bola langsung dipindah, suka bola. Gara-garanya si Ecol (@dwimarezka) nularin Virus Gila Bola (VGB) (eh kayak Vino G Bastian ya, hehe). Kalau kalian liat twitter-nya pasti tau klub sepak bola apa yang dia jagoin. Yap! Manchester United. Oh nooo, aku gak ikut-ikutan ngejagoin MU. Aku punya idola sendiri. It is Real Madrid from Spanish. Ulalaaa~ Keren kan? Kemaren lawan MU aja MU kalah. (Padahal aku sama sekali gak ngerti itu tanding di kejuaraan apa). Aku suka Real Madrid karena percakapan sederhana ini:
Eca : "Uuuw, MU keren! Mba jagoin klub apa?"
Aku: *melongo* "Mana Mba Ifa tau? Mba gak ngerti bola."
Bisa ditebak apa yang Eca lakukan terhadap saya. Eca jelasin sejelas-jelasnya tentang bola. Dan aku tetep gak ngerti.
Aku: "Kalau klub yang ada Mesut Oziln-nya apa?"
Eca: "Real Madrid."
Aku: "Yaudah Mba Ifa suka Real Madrid aja. Eh itu darimana?"
Eca: "Spanyol."
Aku: "Oooh, kalo MU darimana?"
Eca: "Inggris."
Aku: "Oh."
Cukup sekian dan terima kasih.
Kepanjangan deh yah kalau aku ceritain kenapa bisa suka sama Ozil. "Aku"nya keburu ngantuk.

Hello!

Rabu, 20 Maret 2013

Hello!
That's the right word to say after a three-month absence. Mau tahu alasan aku absen? Ada yang mau nebak? Gampang kok cuman satu kata. Yap! Males. Malesss banget mau nulis tuh. Rasanya semangatnya ilang. I have no passion again to write. Kerjaan di rumah cuman nyampah. Kasihan Ibu dan Bapa bosen lihat aku. Tapi yang lebih kasihannya lagi aku. -___-
Satu hal yang bikin aku nulis lagi adalah aku pengen mengabadikan momen-momen yang aku alami (seperti yang sudah aku lakukan). Baik suka maupun duka. Kebanyakan sih duka. Gak usah ketawa!!!
Tulisan aku masih tentang My Personal Literature dan My Day. Belum move on ke tulisan yang lebih serius. Rencana mah ada tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii~ (baca: tapi begitulah, sulit untuk dipahami, seperti cintaku padamu yang sulit untuk - skip! Keluar jalur).
Kadang aku mikir (tumben ya aku mikir, udah susah mikir sih sebenernya soalnya otaknya berpindah tempat ke mulut. If you get what I mean.), aku begitu menyia-nyiakan waktu, sesuatu yang sangat berharga dan tak akan bisa diputar walau sedetik, selama satu setengah tahun ini. Kalau orang (well, dalam kasus ini aku bukan orang) bisa melakukan sangat banyak hal dalam waktu yang relatif lama ini. Contohnya, peternak bebek bisa tiga kali panen, petani juga tiga kali panen, apalagi penjual sayur bisa menjual sayurannya setiap hari. Lah aku panen apa'an? Aku nanem pipi tapi gak bisa dipanen. -___-
Banyak juga orang yang menunda kuliahnya karena harus fokus dulu sama hal tersebut. Contohnya Sherina. Dia lulus SMA tapi gak langsung kuliah karena fokus pada kariernya. Album yang bernama Gemini adalah hasil penundaan studinya. Oxcel juga melakukan hal yang sama. Setelah lulus SMA dia menunda untuk fokus shooting sinetron CCC 3. They are a cool girls! Gak usah artis deh. Orang biasa lain juga banyak yang nunda gini. Mereka ada yang les bahasa asing atau bahkan asal kuliah di jurusan manapun, jadi pembimbing Pramuka di Boarding School, les alat musik, kursus menjahit (aku bisa bilang begitu karena ada adik kelas yang kursus menjahit), atau mencari kegiatan di desa nenek. Aku??? Sebenernya kursus bahasa asing udah. Bahasa asing yang aku ambil adalah ... kalian pasti tahu lah! Hahaha iyah Bahasa Inggris. Itu di tahun pertama. Tahun kedua? Nothing to do. Pernah belajar gitar. Kunci-kuncinya udah hapal nih. Cuma kalo udah nge-genjreng gak bisa pindah kunci. C ya C terus. Kalau pindah kunci ya nge-genjrengnya berhenti dulu. Payah! Pokoknya aku payah banget. Keyboard? Beuh... Jangan ditanya. Eits, enak aja aku payah lagi. Kalau keyboard aku jago. Jago ngeliat tuts-tutsnya. :p
Inti dari intinya aku tidak melakukan apapun.
Yasudah, doakan aku saja. Doa apa aja asal yang baik-baik.

See you when I see you. :*
(teu nyambung!)

Missing Fever

Minggu, 30 Desember 2012



Aku sebut perasaan rindu pada momen-momen tertentu adalah Missing Fever (tapi kok kesannya lebih ke nama penyakit, ya?). Gejalanya pusing, hidung tersumbat, dan batuk-batuk bahkan parahnya sampai menyerang organ hati karena saking nyeseknya. Note: Terakhir diketahui bahwa orang yang mengalami Missing Fever sedang influenza dan hepatitis (radang hati) walau gak tau ada atau enggak hubungan antara hepatitis dan nyesek. Missing Fever biasanya terjadi jika seseorang sedang tidak ada kerjaan, pikiran kosong, ngalamun, terus kesurupan. Oh salah, terus keinget momen-momen yang menyentuh dan membekas di hati sehingga rindu akan momen itu dan ingin mengulangi/mengalami momen itu lagi.

Dari kemarin aku ngalamin Missing Fever, nih. Aku kangennn banget sama sahabat-sahabat aku. Oya, sebutan mereka adalah My Dearest Friends.

Gara-garanya mendekati akhir taun jadi orang-orang ribut taun baruan. Yaaah walau kita sebagai umat muslin gak ngerayain taun baru. Jadi cuman ambil momen kumpul-kumpulnya aja soalnya dapet libur panjang habis UAS (SMA tea). Sekali lagi, bukan ngerayain taun baru tapi cuman sekedar kumpul-kumpul. Langsung dong keinget taun baruan beberapa taun yang lalu di rumah Ichan (@alissandisanty). Ingatan langsung berkelebat ke momen kumpul lain. Buka puasa dan sahur bersama di rumah aku, di rumah Ara (@araitara), di rumah Ima (@imahimawarifa), di rumah Defit (@defit_rii) atau cuman sekedar buka puasanya aja makan di luar. Terus kita juga suka main kemanaaa gitu. Renang, nonton, makan di PH (yang pada saat itu adalah hal wah).

Kalau kumpul terus nginep kita suka ngobrol (itu mah gak harus nginep juga always), cerita ini itu, nonton film, walau film kemana mata kitanya kemana, malah ada yang udah tidur, tapi film tuh salah satu hal yang wajib ada. Tadinya udah diatur letak tidurnya, tapi karena ada yang ketiduran, letaknya jadi gak karuan. Yang udah ngantuk mah gak bisa kompromi langsung tidur. Tapi kalo yang kuat begadang ya ngobrol sampeee,,, sampe sekuatnya. Gak, gak sampe pagi. Kita kan cewe. Terus hal yang walau gak wajib tapi selalu ada adalah makanan. Sebelum nginep, kita suka patungan beli makanan. Terus di rumah yang kita ramaikan juga tersedia makanan. Pokoknya kita gak bakal kekurangan. Kekenyangan malah. Pernah, niat abis solat subuh mau jalan pagi eh bablas tidur, atau malesss ngapa-ngapain. Mandi juga nanti-nanti. Tapi pas udah ada satu yang mandi langsung berebut padulu-dulu. “Aku abis Ifa.” atau “Aku yang kedua. Pokoknya cak aku mandinya kedua abis Awinda (@awinda_).” Udah mandi tuh belum dandannya pada lama. Eits, aku mah enggak dong. Aku tengah-tengah. Lama enggak sebentar juga enggak. Terserah mau namain tipenya apa. Ada juga yang simpel. Simpel banget sampe-sampe gak sisiran.

Pernah buka puasa di Taman Kota, udahnya naik odong-odong. Eh bukan, odong-odong mah gak muat pantat kitanya juga. Naik, apa ya namanya? Pokoknya kendaraan yang ada hiasan doraemon pake lampu warna warni. Oke kita sebut: doraemon-doraemonan. Kita berenam naik doraemon-doraemonan. Pasesedek pas duduknya juga. Pokoknya yang bagian ngegoes berateun. Menurut kitab yang kita, sebagai anak 9aHo3L, anut, foto adalah hal yang sakral yang wajib dilakukan. Soalnya kalau gak foto tuh rasanya ada yang kurang, gak ada bukti, gak ada kenangan. Karena kita takut dosa dan takut dikutuk jadi Puteri Tidur, maka kita foto-foto dengan tu'maninah dan khusyuk. Gak usah janjian siapa yang bawa kamera digital juga pasti anak-anak pada bawa (soalnya pada narsis). Gak peduli apa kata orang pas ngeliat gaya kita pas foto. Prinsip kita adalah: pasang muka tembok, kalau perlu tembok baja. Parahnya, kita sampe minta tolong si Bapak Tukang Doraemon-Doraemonan buat fotoin kita.
Nih fotonya…

mon, chan, ifa, aw, nay, fit


Hal yang sering banget kita lakuin adalah kumpul di kosan Nanay (@niayati). Kosan Nay tuh bagai markas. Dari mulai tempat ngerjain tugas, tempat janjian, tempat nitip barang, sampe tempat ngerayain ultah anak-anak. Kalau ke kosan Nay dari pulang sekolah, kita biasa pulang sore nyerempet magrib. Pokoknya tempat nongkrong paling asyik seantero Kuningan Asri ya “Kosan Nay”. Kenapa coba? Soalnya Nanay baik banget, suka nawarin makanan. Kita harus ngehormatin orang yang nawarin kan? Gak boleh ngecewain. Masa udah capek-capek nawarin gak kita terima? Kasian… Jadi kita terima dengan, ehm, sedikit terpaksa. *Bohong luar dalam* Terlepas soal makanan, Nay dan kosan Nay emang enak. Naynya baik banget. Kosan Naynya aman, tentram, damai, adem (maksa). Pikiran jadi tenang. Pikiran yang bersangkutan dengan utang sementara terlupakan. Utang tugas maksudnya. Pas kita dateng: kosan rapih. Pas kita pulang: kosan rapih bangettt sampe-sampe Nay berkomentar: “Waaaw”. Komentar doang ya, gak usah dijelasin ekspresinya gimana.

Pas udah kuliah, kita suka janjian ketemu di Esserut. Rasanya kangennn banget pas ketemu mereka. Nanay gak pernah alfa cerita apaaa aja yang terjadi sama dia selama kita gak ketemu. Kalau dia cerita tuh poool, gak nanggung-nanggung, sampe niruin ekspresi temennya yang lagi sakit kepala, misalnya. Atau niruin orang yang kumat epilepsi. Untungnya gak ditiru karena Nay emang gak nemu orang yang epilepsinya kumat.
Eh, aku cerita banyak tentang Nay. Gak sadar. Lagi kangen, nih. Pokoknya aku punya sahabat yang ajaib-ajaib sampai-sampai kerjaannya bikin aib. Nanti aku ceritain semua profil My Dearest Friends, deh. Sekarang yang banyak disorot Nay aja dulu. Akunya keburu ngantuk. Udah malem, nih... Aku juga ceritanya jadi ngaler ngidul.

Intinya, aku pengen kumpul lagi sama kalian, wahai sahabat-sahabatku tersayang, terkasih, tercinta. Aku pengen kita nginep di rumah Ichan (karena rumahnya besar dan rapih, hehe). Di sana kita ngobrol-ngobrol lagi, saling nge-joke sampe bikin perut sakit, nyanyi bareng diiringi Monic (@monichasilvi) dan Ichan yang main gitar. Aku pengen bikinin kalian puding coklat sama jus daun mint (gak tau rasanya gimana dan nyambung apa enggak sama puding coklat). Pokoknya aku kangen kalian. Peluk cium dari sini buat kalian...

Besok tanggak tiga puluh satu
Lusa tanggal satu
Cepet banget waktu berlalu
Aku kangen kalian selalu

Note: Eh tadinya gak niat bikin pantun. Apa itu emang bukan pantun ya. Haha. Terus agak maksa juga jadinya. Ah pokoknya maksud aku ke situ.