Salam Mahasiswa!
Eaaa kan sekarang udah mahasiswa, udah sibuk jadi blog ini gak keurus. Sampe lupa post terakhir tentang apa. Gue udah kasih tau belum sekarang kuliah dimana? Kalau belum, gue kasih tahu ya. Gue kuliah di Trisakti. Gak pernah terpikir sebelumnya akan kuliah di Ibukota. Kenapa? Karena di sini biaya hidup mahal. Huhuuu...
Next, kegiatan gue gak kupu-kupu banget. Gue tercatat sebagai BPP dan ikut kepanitiaan PoA. Pernah ikut divsus futsal tapi gak berjalan dengan baik. Bukan divsusnya tapi emang guenya yang malas. XD
Btw, random banget malam ini. Ada niat buka blog karena ada pacemaker, temen gue punya blogspot juga. Nanana~
Udah dulu ya, lagi minggu ujian nih. Doakan supaya ujian kami, mahasiswa semester dua FK Trisakti, lancar. Amin.
Salam Mahasiswa!
Selasa, 01 April 2014
Diposting oleh
Unknown
di
21.28
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Raihana kelas XI
Senin, 06 Mei 2013
Ceritanya, my lapty abis di-reinstall untuk yang kedua kalinya dalam waktu kurang dari tiga bulan. Penyebab yang menjadikan my lapty kehilangan operating system-nya adalah "kepenuhan". Banyak banget data-data dari SMA kelas X yang tersimpan rapih di laptop ini. Karena aku gak mau my lapty di-reinstall lagi, aku berniat menghapus sebagian data yang sudah tidak terpakai dan nemu tulisan lama ini: Tugas Bahasa Inggris
Raihana
Haifa Sopa
XI
IPA 3
Rangga and Hana are friends. They have
known each other since elementary school. Actually, Rangga has feeling toward
Hana. But he is not brave to tell his feel.
One day after school, Rangga sees Hana
chat while laughing with Rian in the canteen. Rangga is so angry and jealous.
Rangga wants to know what they do, so Rangga spy on them. Rian hold Hana’s arm.
But she fulfills it. Rangga has no be calm. He came near to Hana.
Rangga : “Are you mad? What are you doing here with him?”
Rian :
“Hey! Don’t look at me like that!”
Hana :
“What do you mind? We just chat.”
Rangga : “Oh, just chat? But no body beside us here! And this is in
school.”
Hana :
“Calm Rangga… ”
Rian :
“Who are you? What do you want? And what are you doing? You are very annoyed!”
Rangga : “I’m her boyfriend. I want she back to home. And I just pass
by there.” Rangga lies.
Rian :
“I’ll accompany her.”
Rangga : “No! She’ll back home with me.”
Then Rangga grabs Hana’s arm and
leave Rian.
They keep silent in Rangga’s car
during 15 minutes. But finally Hana talked.
Hana :
“I don’t understand! You’re mad”
Rangga : “You’ll understand later.”
Rangga
drives his car to flower park and they arrive 10 minutes later. That’s so
beautiful place.
Hana : “Why did you bring me here?”
Rangga : “Because this is my favorite place. I always come here if I
sad.”
Hana :
“Ok, what will you clarify to me?”
Rangga take long breath and Hana is
waiting.
Rangga : “Actually, I love you more than as best friend, Hana.”
Hana can’t speak. Her eyes open
wide. Then Rangga continue.
Rangga : “You,,, you,,, you are so interest in my eyes. You’re a
cheerful person. You’re my every thing in my life. I always dream of you every
night. I feel save if together with you. I can’t sleep when you were sick. I
think about you every time. I don’t want you sad. I want be the first person
saying “happy birthday” in your birthday. I want...“
Hana :
“But why? Why do you just say now? I wait you… I have waited you to tell it 5
years! How sorrowful I am! I have same feel to you.” Now Hana has cried…
Rangga : “I’m sorry Hana… I’m not brave to tell my fell. I don’t know
if you have same feel to me.”
Hana :
“You have known now.”
Rangga : “Ok,,, don’t cry Hana. Smile please… I’m here with you.”
Then Hana smile and Rangga hugs her.
Rangga : “I want,,,”
Hana :
“What?”
Rangga : “I want you to be mine.”
Hana does not say anything, she just
smile to Rangga and kisses his cheek.
Rangga : “So, Do you-”
Hana : “Yes, it means “yes”.”
Rangga and Hana are laughing.
Aaaaaaaaaaa gak kuaaat gak kuat bacanya. MALU... >.<
Ampun! Itu grammar-nya kacau dan penggunaan Bahasa Inggrisnya juga sangat sederhana. Malu ih malu kelas XI (3 tahun yang lalu) tapi mempunyai kemampuan berbahasa Inggris yang buruk. Tapi yasudahlah. Itu jadi bahan buat belajar dan sebagai tolak ukur kemampuan.
Keep learning. :)
Diposting oleh
Unknown
di
15.37
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
My Personal Literature
Go To The Bo To The La
Kamis, 21 Maret 2013
Bukan pemirsa, ini bukan iklan BOLA yang diiklankan Yamu maupun saya. Ini adalah catatan harian saya tentang hobi baru saya. Iyah, jadi sekarang saya suka bola. Tapi bukan bola arti leksikal. Yeah, you know. ;) ;) ;)
Noh, aku udah kedipin tiga kali. Kedipin gara-gara kelilipan. Hehe... Awas kalau belum ngerti juga.
Aku, yang dulu gak ngerti sama sekali tentang bola; yang mikir olahraga sepak bola adalah olahraga gak ada kerjaan; yang kalo lagi acak channel tv dan nemu siaran bola langsung dipindah, suka bola. Gara-garanya si Ecol (@dwimarezka) nularin Virus Gila Bola (VGB) (eh kayak Vino G Bastian ya, hehe). Kalau kalian liat twitter-nya pasti tau klub sepak bola apa yang dia jagoin. Yap! Manchester United. Oh nooo, aku gak ikut-ikutan ngejagoin MU. Aku punya idola sendiri. It is Real Madrid from Spanish. Ulalaaa~ Keren kan? Kemaren lawan MU aja MU kalah. (Padahal aku sama sekali gak ngerti itu tanding di kejuaraan apa). Aku suka Real Madrid karena percakapan sederhana ini:
Eca : "Uuuw, MU keren! Mba jagoin klub apa?"
Aku: *melongo* "Mana Mba Ifa tau? Mba gak ngerti bola."
Bisa ditebak apa yang Eca lakukan terhadap saya. Eca jelasin sejelas-jelasnya tentang bola. Dan aku tetep gak ngerti.
Aku: "Kalau klub yang ada Mesut Oziln-nya apa?"
Eca: "Real Madrid."
Aku: "Yaudah Mba Ifa suka Real Madrid aja. Eh itu darimana?"
Eca: "Spanyol."
Aku: "Oooh, kalo MU darimana?"
Eca: "Inggris."
Aku: "Oh."
Cukup sekian dan terima kasih.
Kepanjangan deh yah kalau aku ceritain kenapa bisa suka sama Ozil. "Aku"nya keburu ngantuk.
Noh, aku udah kedipin tiga kali. Kedipin gara-gara kelilipan. Hehe... Awas kalau belum ngerti juga.
Aku, yang dulu gak ngerti sama sekali tentang bola; yang mikir olahraga sepak bola adalah olahraga gak ada kerjaan; yang kalo lagi acak channel tv dan nemu siaran bola langsung dipindah, suka bola. Gara-garanya si Ecol (@dwimarezka) nularin Virus Gila Bola (VGB) (eh kayak Vino G Bastian ya, hehe). Kalau kalian liat twitter-nya pasti tau klub sepak bola apa yang dia jagoin. Yap! Manchester United. Oh nooo, aku gak ikut-ikutan ngejagoin MU. Aku punya idola sendiri. It is Real Madrid from Spanish. Ulalaaa~ Keren kan? Kemaren lawan MU aja MU kalah. (Padahal aku sama sekali gak ngerti itu tanding di kejuaraan apa). Aku suka Real Madrid karena percakapan sederhana ini:
Eca : "Uuuw, MU keren! Mba jagoin klub apa?"
Aku: *melongo* "Mana Mba Ifa tau? Mba gak ngerti bola."
Bisa ditebak apa yang Eca lakukan terhadap saya. Eca jelasin sejelas-jelasnya tentang bola. Dan aku tetep gak ngerti.
Aku: "Kalau klub yang ada Mesut Oziln-nya apa?"
Eca: "Real Madrid."
Aku: "Yaudah Mba Ifa suka Real Madrid aja. Eh itu darimana?"
Eca: "Spanyol."
Aku: "Oooh, kalo MU darimana?"
Eca: "Inggris."
Aku: "Oh."
Cukup sekian dan terima kasih.
Kepanjangan deh yah kalau aku ceritain kenapa bisa suka sama Ozil. "Aku"nya keburu ngantuk.
Diposting oleh
Unknown
di
23.40
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
My Day
Hello!
Rabu, 20 Maret 2013
Hello!
That's the right word to say after a three-month absence. Mau tahu alasan aku absen? Ada yang mau nebak? Gampang kok cuman satu kata. Yap! Males. Malesss banget mau nulis tuh. Rasanya semangatnya ilang. I have no passion again to write. Kerjaan di rumah cuman nyampah. Kasihan Ibu dan Bapa bosen lihat aku. Tapi yang lebih kasihannya lagi aku. -___-
Satu hal yang bikin aku nulis lagi adalah aku pengen mengabadikan momen-momen yang aku alami (seperti yang sudah aku lakukan). Baik suka maupun duka. Kebanyakan sih duka. Gak usah ketawa!!!
Tulisan aku masih tentang My Personal Literature dan My Day. Belum move on ke tulisan yang lebih serius. Rencana mah ada tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii~ (baca: tapi begitulah, sulit untuk dipahami, seperti cintaku padamu yang sulit untuk - skip! Keluar jalur).
Kadang aku mikir (tumben ya aku mikir, udah susah mikir sih sebenernya soalnya otaknya berpindah tempat ke mulut. If you get what I mean.), aku begitu menyia-nyiakan waktu, sesuatu yang sangat berharga dan tak akan bisa diputar walau sedetik, selama satu setengah tahun ini. Kalau orang (well, dalam kasus ini aku bukan orang) bisa melakukan sangat banyak hal dalam waktu yang relatif lama ini. Contohnya, peternak bebek bisa tiga kali panen, petani juga tiga kali panen, apalagi penjual sayur bisa menjual sayurannya setiap hari. Lah aku panen apa'an? Aku nanem pipi tapi gak bisa dipanen. -___-
Banyak juga orang yang menunda kuliahnya karena harus fokus dulu sama hal tersebut. Contohnya Sherina. Dia lulus SMA tapi gak langsung kuliah karena fokus pada kariernya. Album yang bernama Gemini adalah hasil penundaan studinya. Oxcel juga melakukan hal yang sama. Setelah lulus SMA dia menunda untuk fokus shooting sinetron CCC 3. They are a cool girls! Gak usah artis deh. Orang biasa lain juga banyak yang nunda gini. Mereka ada yang les bahasa asing atau bahkan asal kuliah di jurusan manapun, jadi pembimbing Pramuka di Boarding School, les alat musik, kursus menjahit (aku bisa bilang begitu karena ada adik kelas yang kursus menjahit), atau mencari kegiatan di desa nenek. Aku??? Sebenernya kursus bahasa asing udah. Bahasa asing yang aku ambil adalah ... kalian pasti tahu lah! Hahaha iyah Bahasa Inggris. Itu di tahun pertama. Tahun kedua? Nothing to do. Pernah belajar gitar. Kunci-kuncinya udah hapal nih. Cuma kalo udah nge-genjreng gak bisa pindah kunci. C ya C terus. Kalau pindah kunci ya nge-genjrengnya berhenti dulu. Payah! Pokoknya aku payah banget. Keyboard? Beuh... Jangan ditanya. Eits, enak aja aku payah lagi. Kalau keyboard aku jago. Jago ngeliat tuts-tutsnya. :p
Inti dari intinya aku tidak melakukan apapun.
Yasudah, doakan aku saja. Doa apa aja asal yang baik-baik.
See you when I see you. :*
(teu nyambung!)
That's the right word to say after a three-month absence. Mau tahu alasan aku absen? Ada yang mau nebak? Gampang kok cuman satu kata. Yap! Males. Malesss banget mau nulis tuh. Rasanya semangatnya ilang. I have no passion again to write. Kerjaan di rumah cuman nyampah. Kasihan Ibu dan Bapa bosen lihat aku. Tapi yang lebih kasihannya lagi aku. -___-
Satu hal yang bikin aku nulis lagi adalah aku pengen mengabadikan momen-momen yang aku alami (seperti yang sudah aku lakukan). Baik suka maupun duka. Kebanyakan sih duka. Gak usah ketawa!!!
Tulisan aku masih tentang My Personal Literature dan My Day. Belum move on ke tulisan yang lebih serius. Rencana mah ada tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii~ (baca: tapi begitulah, sulit untuk dipahami, seperti cintaku padamu yang sulit untuk - skip! Keluar jalur).
Kadang aku mikir (tumben ya aku mikir, udah susah mikir sih sebenernya soalnya otaknya berpindah tempat ke mulut. If you get what I mean.), aku begitu menyia-nyiakan waktu, sesuatu yang sangat berharga dan tak akan bisa diputar walau sedetik, selama satu setengah tahun ini. Kalau orang (well, dalam kasus ini aku bukan orang) bisa melakukan sangat banyak hal dalam waktu yang relatif lama ini. Contohnya, peternak bebek bisa tiga kali panen, petani juga tiga kali panen, apalagi penjual sayur bisa menjual sayurannya setiap hari. Lah aku panen apa'an? Aku nanem pipi tapi gak bisa dipanen. -___-
Banyak juga orang yang menunda kuliahnya karena harus fokus dulu sama hal tersebut. Contohnya Sherina. Dia lulus SMA tapi gak langsung kuliah karena fokus pada kariernya. Album yang bernama Gemini adalah hasil penundaan studinya. Oxcel juga melakukan hal yang sama. Setelah lulus SMA dia menunda untuk fokus shooting sinetron CCC 3. They are a cool girls! Gak usah artis deh. Orang biasa lain juga banyak yang nunda gini. Mereka ada yang les bahasa asing atau bahkan asal kuliah di jurusan manapun, jadi pembimbing Pramuka di Boarding School, les alat musik, kursus menjahit (aku bisa bilang begitu karena ada adik kelas yang kursus menjahit), atau mencari kegiatan di desa nenek. Aku??? Sebenernya kursus bahasa asing udah. Bahasa asing yang aku ambil adalah ... kalian pasti tahu lah! Hahaha iyah Bahasa Inggris. Itu di tahun pertama. Tahun kedua? Nothing to do. Pernah belajar gitar. Kunci-kuncinya udah hapal nih. Cuma kalo udah nge-genjreng gak bisa pindah kunci. C ya C terus. Kalau pindah kunci ya nge-genjrengnya berhenti dulu. Payah! Pokoknya aku payah banget. Keyboard? Beuh... Jangan ditanya. Eits, enak aja aku payah lagi. Kalau keyboard aku jago. Jago ngeliat tuts-tutsnya. :p
Inti dari intinya aku tidak melakukan apapun.
Yasudah, doakan aku saja. Doa apa aja asal yang baik-baik.
See you when I see you. :*
(teu nyambung!)
Diposting oleh
Unknown
di
18.00
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
My Personal Literature
Missing Fever
Minggu, 30 Desember 2012
Aku sebut perasaan rindu pada momen-momen
tertentu adalah Missing Fever (tapi
kok kesannya lebih ke nama penyakit, ya?). Gejalanya pusing, hidung tersumbat, dan batuk-batuk bahkan
parahnya sampai menyerang organ hati karena saking nyeseknya. Note: Terakhir
diketahui bahwa orang yang mengalami Missing
Fever sedang influenza dan hepatitis (radang hati) walau gak tau ada atau enggak hubungan antara
hepatitis dan nyesek. Missing Fever biasanya terjadi jika seseorang sedang tidak ada
kerjaan, pikiran kosong, ngalamun, terus kesurupan. Oh salah, terus keinget
momen-momen yang menyentuh dan membekas di hati sehingga rindu akan momen itu
dan ingin mengulangi/mengalami momen itu lagi.
Dari kemarin aku ngalamin Missing Fever, nih. Aku kangennn banget
sama sahabat-sahabat aku. Oya, sebutan mereka adalah My Dearest Friends.
Gara-garanya mendekati akhir taun jadi
orang-orang ribut taun baruan. Yaaah walau kita sebagai umat muslin gak
ngerayain taun baru. Jadi cuman ambil momen kumpul-kumpulnya aja soalnya dapet
libur panjang habis UAS (SMA tea). Sekali lagi, bukan ngerayain taun baru tapi
cuman sekedar kumpul-kumpul. Langsung dong keinget taun baruan beberapa taun
yang lalu di rumah Ichan (@alissandisanty). Ingatan langsung berkelebat ke momen
kumpul lain. Buka puasa dan sahur bersama di rumah aku, di rumah Ara
(@araitara), di rumah Ima (@imahimawarifa), di rumah Defit (@defit_rii) atau
cuman sekedar buka puasanya aja makan di luar. Terus kita
juga suka main kemanaaa gitu. Renang, nonton, makan di PH (yang pada saat itu
adalah hal wah).
Kalau kumpul terus nginep
kita suka ngobrol (itu mah gak harus nginep juga always), cerita ini itu, nonton film, walau film kemana mata
kitanya kemana, malah ada yang udah tidur, tapi film tuh salah satu hal yang
wajib ada. Tadinya udah diatur letak tidurnya, tapi karena ada yang ketiduran,
letaknya jadi gak karuan. Yang udah ngantuk mah gak bisa kompromi langsung
tidur. Tapi kalo yang kuat begadang ya ngobrol sampeee,,, sampe sekuatnya. Gak,
gak sampe pagi. Kita kan cewe. Terus hal yang walau gak wajib tapi selalu ada
adalah makanan. Sebelum nginep, kita suka patungan beli makanan. Terus di rumah
yang kita ramaikan juga tersedia
makanan. Pokoknya kita gak bakal kekurangan. Kekenyangan malah. Pernah, niat
abis solat subuh mau jalan pagi eh bablas tidur, atau malesss ngapa-ngapain.
Mandi juga nanti-nanti. Tapi pas udah ada satu yang mandi langsung berebut
padulu-dulu. “Aku abis Ifa.” atau “Aku yang kedua. Pokoknya cak aku mandinya
kedua abis Awinda (@awinda_).” Udah mandi tuh belum dandannya pada lama. Eits, aku mah
enggak dong. Aku tengah-tengah. Lama enggak sebentar juga enggak. Terserah mau
namain tipenya apa. Ada juga yang simpel. Simpel banget sampe-sampe gak
sisiran.
Pernah buka puasa di Taman Kota, udahnya
naik odong-odong. Eh bukan, odong-odong mah gak muat pantat kitanya juga. Naik,
apa ya namanya? Pokoknya kendaraan yang ada hiasan doraemon pake lampu warna
warni. Oke kita sebut: doraemon-doraemonan. Kita berenam naik
doraemon-doraemonan. Pasesedek pas duduknya juga. Pokoknya yang bagian ngegoes
berateun. Menurut kitab yang kita, sebagai anak 9aHo3L, anut, foto adalah hal yang
sakral yang wajib dilakukan. Soalnya
kalau gak foto tuh rasanya ada yang kurang, gak ada bukti, gak ada kenangan. Karena kita takut dosa dan takut dikutuk jadi Puteri Tidur, maka
kita foto-foto dengan tu'maninah dan khusyuk. Gak usah janjian siapa yang bawa
kamera digital juga pasti anak-anak pada bawa (soalnya pada narsis). Gak peduli apa kata orang
pas ngeliat gaya kita pas foto. Prinsip kita adalah: pasang muka tembok, kalau
perlu tembok baja. Parahnya, kita sampe minta tolong si Bapak Tukang
Doraemon-Doraemonan buat fotoin kita.
Nih fotonya…
![]() |
| mon, chan, ifa, aw, nay, fit |
Hal yang sering banget kita lakuin adalah
kumpul di kosan Nanay (@niayati). Kosan Nay tuh bagai markas. Dari mulai tempat ngerjain
tugas, tempat janjian, tempat nitip barang, sampe tempat ngerayain ultah
anak-anak. Kalau ke kosan Nay dari pulang sekolah, kita biasa pulang sore
nyerempet magrib. Pokoknya tempat nongkrong paling asyik seantero Kuningan Asri
ya “Kosan Nay”. Kenapa coba? Soalnya Nanay baik banget, suka nawarin makanan.
Kita harus ngehormatin orang yang nawarin kan? Gak boleh ngecewain. Masa udah
capek-capek nawarin gak kita terima? Kasian… Jadi kita terima dengan, ehm,
sedikit terpaksa. *Bohong luar dalam* Terlepas soal makanan, Nay dan kosan Nay emang
enak. Naynya baik banget. Kosan
Naynya aman,
tentram, damai, adem (maksa). Pikiran jadi tenang. Pikiran yang bersangkutan
dengan utang sementara terlupakan. Utang tugas maksudnya. Pas kita dateng:
kosan rapih. Pas kita pulang: kosan rapih bangettt sampe-sampe Nay berkomentar:
“Waaaw”. Komentar doang ya, gak usah dijelasin ekspresinya gimana.
Pas udah kuliah, kita suka janjian ketemu
di Esserut. Rasanya kangennn banget pas ketemu mereka. Nanay gak pernah alfa
cerita apaaa aja yang terjadi sama dia selama kita gak ketemu. Kalau dia cerita
tuh poool, gak nanggung-nanggung, sampe niruin ekspresi temennya yang lagi
sakit kepala,
misalnya. Atau niruin orang yang kumat epilepsi. Untungnya
gak ditiru karena Nay emang gak nemu orang yang epilepsinya kumat.
Eh, aku cerita banyak
tentang Nay. Gak sadar. Lagi kangen, nih. Pokoknya aku punya sahabat yang
ajaib-ajaib sampai-sampai kerjaannya bikin aib. Nanti aku ceritain semua profil
My Dearest Friends, deh. Sekarang yang banyak disorot Nay aja dulu. Akunya
keburu ngantuk. Udah malem, nih... Aku juga ceritanya jadi ngaler ngidul.
Intinya, aku pengen
kumpul lagi sama kalian, wahai sahabat-sahabatku tersayang, terkasih, tercinta.
Aku pengen kita nginep di rumah Ichan (karena rumahnya besar dan rapih, hehe).
Di sana kita ngobrol-ngobrol lagi, saling nge-joke sampe bikin perut sakit, nyanyi
bareng diiringi Monic (@monichasilvi) dan Ichan yang main gitar. Aku pengen bikinin kalian puding
coklat sama jus daun mint (gak tau rasanya gimana dan nyambung apa enggak sama
puding coklat). Pokoknya aku kangen kalian. Peluk cium dari sini buat kalian...
Besok tanggak tiga puluh
satu
Lusa tanggal satu
Cepet banget waktu berlalu
Aku kangen kalian selalu
Note: Eh tadinya gak niat
bikin pantun. Apa itu emang bukan pantun ya. Haha. Terus agak maksa juga
jadinya. Ah pokoknya maksud aku ke situ.
Diposting oleh
Unknown
di
23.00
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Langganan:
Postingan (Atom)
