Aku lagi seneng liat-liat foto dan video jadul, nih. Dan aku ‘menemukan’
foto aku yang gayanya sok iyey tapi norak.
| Ikan paus terdampar |
Maklumlah, aku baru berumur sepuluh tahun waktu foto itu diambil. Kalau sekarang aku disuruh foto gaya itu, aku lebih memilih terseret ombak!
Ini ceritanya my family
and I lagi rekreasi ke… ehm… Pangandaran. Bali belum terjamah soalnya waktu
itu masih kere banget. Kalau sekarang masih kere aja. Aku kenalin my family dulu, deh, sebelum mamerin
foto-foto. My family terdiri dari
empat orang: Bapak, Ibu, aku, dan Adif. Adif adalah adik aku satu-satunya, cowok,
dan makanan kesukaannya KFC. Harus KFC. Kalau fried chicken lain dia gak doyan.
| Bapak dan anak yang akur |
![]() |
| Foto GAGAL |
Nah, ini foto my family
lengkap. Adif juga ada kok, cuman dia masih sembunyi di perut Ibu. Tapi sebenernya
aku kurang setuju kalau foto ini disebut ‘foto rekreasi’, tapi ini lebih tepat disebut
‘foto korban bencana alam’. Dengan latar di pantai, kita abis kena bencana
tsunamai dan terdampar. Lihat aja muka kita gak ada yang senyum. Semua wajah
sedang menampakan ‘kesusahan’. Ini kan lagi rekreasi, harusnya bahagia, dong! Di
situ aku jelek banget. Sekali lagi, JELEK BANGET!!! >.< Item, kusem, pipi
tembem, ah bacem!
Beberapa tahun kemudian my
family and I rekreasi lagi ke lawannya pantai: gunung. Adif udah gak
sembunyi lagi di perut Ibu. Dia tumbuh menjadi anak yang liar, suka manjat
pohon, dan teriak “Aaaaaaauuuaaaaa”.
My family and I rekreasi ke Gunung Tangkuban Perahu.
Dan lagi, ada foto norak. Tapi kali ini aku bernorak ria ditemani Ibu tercinta.
![]() |
| Kacamata hasil pinjem |
Kita berdua sama-sama norak. Sama-sama pake sun black glasses dan sama-sama ada
sesuatu yang nutupin kepala. Kalau Ibu jelas yang nutupin kepala ya hood jacket. Nah aku? -___-
Ini foto-foto yang lain…
![]() |
| Rambut Ibu kena badai |
![]() |
| Topi labil ikut foto |
Dari postingan ini aku menyadari sesuatu, bahwa kita hidup menjadi
lebih baik dari sebelumnya. Meningkatkan kualitas hidup adalah kewajiban setiap
insan. Janin yang ada di dalam rahim seorang ibu akan lahir dan tumbuh besar. Tapi
ketika kualitas hidup kita menjadi lebih baik, jangan jadi orang yang lupa diri
karena semua akan kembali pada apa yang terjadi saat permulaan. Sifat orang lansia
pun akan seperti anak kecil, lagi.




3 komentar:
hahaha...! "ikan paus terdampar" remins me to something.
keep writing :)
haha, sebenernya paus itu bukan ikan.
thanks a lot :)
HAHAHAHAHAHA...! aduuuh. ngakak terus bacanya
Posting Komentar