Her Poetry

Selasa, 16 Oktober 2012


Ini puisi sepupu aku, Dea. Puisinya masih abal-abal, sih. Maklum dia masih SMP kelas IX. Dan kebanyakan puisinya bertemakan cinta. Dasar anak muda zaman sekarang. Ckckckck…
Aku minta izin dia buat publikasiin salah satu puisinya, here it goes…

Ternyata Bukan Aku Cintamu

Tak khayal jika aku menunggumu
Berharap akan cintamu untukku
Walau semua hanya harapan semu
Aku tetap akan menunggu

Berbagai rintangan telah kuhadapi
Semua tatapan sinis dari pacarmu Noni
Meski tak tahu apa salah diri ini
Kucoba hadapi semua yang terjadi

Coba kau pikir dengan akalmu
Coba kau rasa dengan hatimu
Coba kau sentuh aku dengan nalurimu
Agar kau dapat merasakan apa kau masih cinta aku

Sudahlah, pergi saja dengannya
Jangan hiraukan aku sesudahnya
Semoga kau selalu berbahagia
Bersama dirinya yang kau cinta


Kalau diliat perkata sih masih ada yang gak pas, tapi secara keseluruhan bagus lah. Lumayan buat galau-galauan. Haha…
Dea bikin puisi itu setelah putus sama pacar pertamanya (R), temen sekelasnya kelas VIII. Seperti di cerita-cerita, yang namanya pacar pertama itu berbekas banget, walau lebih berbekas cinta pertama. Mereka saling sayang tapi karena suatu hal mereka putus. Dea masih sayang sama R dan berharap balikan. Akhirnya mereka sempet balikan (aku tahu karena aku baca messages-nya) dan putus lagi. Udah gitu, kata Dea, R berubah jadi gak suka sms lagi. Eh taunya R lagi deket sama Noni dan jadianlah mereka. Dea patah hati. Dea gak mau makan dan gak mau minum sampai Magrib (itu mah puasa ya namanya?).
“Banyak yang suka sama R tau, Mba!” jelas Dea, “Dia itu idola para cewek. Banyak cewek yang gak suka, iri gitu, sama Nok gara-gara Nok pacaran sama R.”
“Emang R orangnya giman, sih, sampai segitunya?” tanya aku.
“R itu item manis, anak paskibra, band kesukaannya Five Minutes. Nama Facebook-nya aja ‘R Fivers’.”
Anak SMP itu memang identik dengan lebay dan/atau alay. Jadi inget waktu aku SMP. Aku juga alay, sih, contohnya nama Friendster (waktu itu masih zamannya Friendster): Baby Huey, nama e-mail: 25_sweetheart@yahoo.com, sampai kemarin kelas XI SMA nama e-mail aku masih alay: opaipaips@rocketmail.com. Foto juga gak kalah alay. Taulah foto zaman alay gimana. Sekarang ngetawain diri sendiri aja kalau inget masa-masa itu, tapi pas waktu itunya, uh, aku ngerasa itu keren banget!
Back to Dea…
Dea ternyata punya puisi lebih dari dua puluh. Wawww! Keren juga tu anak. Sebagian puisinya lagi bertemakan kerinduan pada papahnya yang sudah meninggal. Kasihan dia masih SD kelas VI sudah ditinggal pergi papahnya. Sebenerya, Dea punya cita-cita ingin jadi dokter. Tapi apa daya melihat keadaannya sekarang, Dea bilang “Mba, Nok mau jadi penulis.” Ya, gapailah cita-citamu setinggi langit! Allah akan memberi jalan pada umat-Nya yang terus berusaha tanpa putus asa.

Seperti biasa, aku kasih bonus foto Dea…


0 komentar:

Posting Komentar